Jaksa Agung Memuji KPK atas Penangkapan Dua Oknum Anggota Dewan Pengadilan di Bondowoso

HomeNews

Jaksa Agung Memuji KPK atas Penangkapan Dua Oknum Anggota Dewan Pengadilan di Bondowoso

Pangdam Pimpin Apel  Gelar Pasukan Pengamanan WWF Ke-10 di Bali
Bentuk Sinergitas Antar Instansi, Kanwil Kemenkumham Bali Hadir pada Puncak Peringatan HUT Bayangkara Ke-78
Kanwil Kemenkum Bali Dukung Pembentukan ASN Profesional Melalui Orientasi PPPK 2025

Kontroversi – Jaksa Agung ST Burhanuddin secara tegas memberi tahu jajaran bahwa kegiatan ini akan membantu menjaga kebersihan internal Kejaksaan. Jaksa Agung juga sering memberi tahu masyarakat dan media bahwa jika ada orang yang terus melakukan kesalahan atau mencederakan masyarakat, mereka akan ditindak tegas,”Saya mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia atas penangkapan dua orang sipil yang melakukan tindakan tercela, yaitu menyalahgunakan kewenangan”terangnya. Jumat (17/11/2023)

Oleh sebab itu, kedua oknum Jaksa yang telah melakukan perbuatan tercela sudah tidak lagi dibutuhkan di Kejaksaan, sehingga penindakan terhadap kedua oknum Jaksa di Bondowoso tersebut memang sudah sepantasnya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin tidak segan-segan untuk memproses pidana, sebagaimana yang kami lakukan kepada seorang oknum Kejari Buleleng yang saat ini dalam proses penahanan dan penyidikan oleh Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).

“Tidak mungkin kami bertindak tegas dan keras terhadap pihak luar, bila di internal kami masih ada oknum yang melakukan tindakan yang mencoreng dan mencederai nama baik Institusi. Terhadap oknum tersebut, harus disikat habis karena tidak ada tempat lagi bagi mereka untuk bernaung di Institusi Kejaksaan,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Kejaksaan RI membutuhkan Jaksa-Jaksa yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki integritas. Ke depan akan berjalan seleksi alam apabila secara konsisten Kejaksaan melakukan pembenahan.

Dengan demikian, Insan Adhyaksa terbaik yang berdedikasi, berintegritas dan memiliki komitmen yang akan bertahan di lingkungan Kejaksaan. Hal tersebutlah yang sesuai dengan harapan dan imbauan Jaksa Agung ST Burhanuddin di berbagai kesempatan.

“Saya tidak membutuhkan Jaksa yang pintar tetapi tidak bermoral. Saya juga tidak butuh Jaksa yang cerdas tapi tidak berintegritas, yang saya butuhkan adalah Jaksa-Jaksa yang pintar dan berintegritas,” imbuh Jaksa Agung. (red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: