HomeNews

Gagalkan Seorang Impostor, Imigrasi Ngurah Rai Terima Apresiasi dari Kedutaan Besar Australia

Presiden Prabowo Instruksikan Penegakan Hukum Tegas terhadap Premanisme Berkedok Ormas
Banyak WNA Berulah di Bali, Pakar Minta Kebijakan Visa on Arrival Dievaluasi
Overstay 373 Hari, WN Maroko Dideportasi Rudenim Denpasar

BadungADUNG Kontroversi.id – Kantor Imigrasi Ngurah Rai menerima kunjungan istimewa dari Australia Border Force, Kedutaan Besar Australia sebagai tanda apresiasi atas upaya keras dalam mencegah aksi impostor. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, didampingi oleh Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Keimigrasian, serta Tim Inteldakim dan Seksi Pemeriksaan I.

Apresiasi ini diberikan khususnya kepada petugas pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Sabiq Al Haq – Analis Keimgrasian Pertama, yang berhasil menggagalkan seorang impostor Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak berangkat ke Australia. impostor merupakan seseorang yang dengan sengaja menggunakan nama, atau identitas orang lain yang dalam hal ini paspor dan visa, untuk melakukan penipuan. 

Seorang WNI yang berusia 44 tahun dengan inisial AR asal Banyuwangi, diamankan oleh petugas pada tanggal 25 Februari 2024 silam saat hendak berangkat ke Australia. AR ditolak keberangkatannya karena menggunakan paspor dan identitas orang lain untuk ke luar negeri.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Suhendra, menjelaskan, “Penggunaan identitas yang tidak sesuai atau impostor merupakan tindakan serius yang dapat membahayakan keamanan dan integritas perbatasan negara. Kami bersyukur atas keberhasilan petugas kami dalam mengidentifikasi dan mencegah kasus ini.”

Setelah dilakukan pemeriksaan, AR mengaku telah mendapatkan paspor tersebut dari seorang rekanannya yang sudah tinggal lama di Australia. AR meminta bantuan yang bersangkutan agar bisa berangkat ke Australia untuk bekerja. Kemudian AR telah mengirimkan sejumlah uang kepada yang bersangkutan untuk persiapan keberangkatan AR. (red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: