Anggota Polisi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Aspol Polresta Samarinda, Diduga Karena Masalah Pribadi

HomeNews

Anggota Polisi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Aspol Polresta Samarinda, Diduga Karena Masalah Pribadi

Anggota Polres Asmat Tewas Ditikam Saat Tangani Keributan di Agats, Papua Selatan
Warga Temukan Mayat WNA Tersangkut di Gorong-gorong Jalan Krisnantara, Tibubeneng
Mahasiswa Tewas Membusuk di Kamar Kos, Polisi Sebut Itu Bunuh Diri, Keluarga Duga di Bunuh

Kontroversi.id, Kutai Kartanegara, 2 November 2025 — Suasana Asrama Polisi (Aspol) Polresta Samarinda di Desa Loa Janan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, mendadak geger setelah ditemukan seorang anggota Polri tewas dalam posisi tergantung di dalam kamar pada Minggu (2/11) sekitar pukul 14.15 WITA.

Korban diketahui seorang anggota kepolisian berinisial B.A.P. (29), yang berdinas di jajaran Polri dan tinggal di Aspol Blok B47 RT 04 Loa Janan Ulu.

Penemuan mayat tersebut bermula saat dua rekan korban, masing-masing B.M.I.M.F. (23) dan B.A.B.S. (29), diperintahkan oleh atasan mereka untuk mengecek keberadaan korban yang tidak hadir dalam piket malam sebelumnya.

Sekitar pukul 11.00 WITA, kedua saksi mendatangi asrama korban dan memanggil-manggil dari luar, namun tak mendapat jawaban. Mereka mengira korban sedang beristirahat, sehingga kembali meninggalkan lokasi. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 14.15 WITA, keduanya kembali untuk memastikan kondisi korban.

Ketika memanggil lagi dan tetap tidak ada jawaban, mereka memutuskan masuk ke kamar korban yang ternyata tidak terkunci. Betapa terkejutnya keduanya saat mendapati korban sudah dalam posisi tergantung di pintu kamar, diduga telah meninggal dunia.

Tim Inafis Polresta Samarinda yang melakukan olah TKP menyimpulkan bahwa korban sudah meninggal lebih dari lima jam sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik selain ciri khas kematian akibat gantung diri seperti patahnya tulang lidah dan keluarnya cairan tubuh alami.

Korban diketahui masih lajang dan diduga tengah menghadapi permasalahan pribadi. Dari hasil penyelidikan awal, korban juga diduga terlibat dalam aktivitas judi online (judol) yang kemungkinan menjadi salah satu faktor penyebab tekanan psikologisnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD A.W. Syahranie Samarinda untuk pemeriksaan visum lebih lanjut. Jika ditemukan indikasi kekerasan, pihak kepolisian berencana melakukan autopsi lanjutan.

Polsek Loa Janan bersama Inafis Polresta Samarinda telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta berkoordinasi dengan Si Propam Polresta Samarinda untuk penyelidikan mendalam.

Kapolsek Loa Janan, AKP A.D., S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih menelusuri motif di balik dugaan bunuh diri sang anggota.

“Dugaan awal korban mengakhiri hidupnya karena masalah pribadi. Namun penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” ujarnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: