HomeNews

Adanya kegiatan kelompok masyarakat di Ungasan, Kaling Werdhi Kosala: pihak penanggung jawab belum melapor sampai saat ini

Seorang Anggota Brimob Polda NTT Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB di Intan Jaya
Penemuan WNA Asal Francis Meninggal Dunia di Kuta Badung
RUU KUHAP Dikritik: Dua Pasal Dinilai Berpotensi Ganggu Sistem Hukum Indonesia

Badung – Wayan Dena, selaku Kelian Adat Werdi Kosala tidak mengetahui adanya rumah/ Joglo yang digunakan sebagai tempat ceramah agama, karena pemilik atau pengurus Joglo tidak pernah menyampaikan kepada Kaling ataupun aparat Desa Ungasan.

“Memang baru-baru ini terdapat informasi bahwa ada rumah Joglo yang digunakan sebagai tempat tarawih selama bulan Ramadhan tahun 2024, dan adanya pemberitaan media yang menyebut bahwa kegiatan
di Joglo tersebut sebagai tempat pertemuan yang menyuarakan intoleransi.” Ungkap Wayan.

Pihaknya bersama aparat pemerintah desa berencana akan melakukan komunikasi dengan pihak pengurus Joglo dan Kementerian Agama Kab. Badung terkait keberadaan Joglo tersebut. Jika memang keberadaannya ilegal dan membuat kisruh di tengah masyarakat, pihak desa adat maupun dinas akan melakukan tindakan tegas berupa penutupan tempat tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan.

“Kegiatan kelompok masyarakat tersebut telah meresahkan masyarakat, jika tidak ada keterbukaan dan tidak mau mengikuti arahan pemerintah kebih bagus kita bubarkan saja, daripada membuat keresahan di tengah masyarakat.” Tutupnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: