HomeKeamanan

Kapolri Tegaskan Tindak Tegas Premanisme Bermodus Ormas: “Kami Tangkap Semua!”

Warga Soroti Dugaan TKA Ilegal di PT BAI Bintan Dituding Perusahaan Hambat Pengawasan Imigrasi
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan NII, Ratusan Anggota Cabut Baiat
Polda Bali Gelar Apel Kesiapan Pengamanan OPPO RUN 2025
Jenderal Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo.Msi 

Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa jajarannya tidak akan mentoleransi segala bentuk aksi premanisme yang berlindung di balik nama organisasi kemasyarakatan (ormas). Hal ini dilakukan sebagai respons atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberantas aksi-aksi intimidatif tersebut secara tegas.

“Polri akan bertindak tegas terhadap semua bentuk premanisme. Pelaku dari berbagai kasus yang sempat viral sudah kami amankan,” ujar Sigit saat memberikan keterangan di Jakarta pada Jumat (9/5/2025).

Langkah tegas ini, menurutnya, bertujuan memberikan rasa aman bagi para investor agar tidak ragu menanamkan modal di Indonesia. “Soal keamanan, serahkan pada kami. Silakan berinvestasi tanpa khawatir,” tambahnya.

Kapolri juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berbau premanisme. “Kami siapkan semua saluran pengaduan, dan anggota kami siap turun langsung menindak,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Polri sejak 1 Mei 2025 menggelar operasi serentak di seluruh wilayah Indonesia untuk memberantas praktik premanisme, sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor STR/1081/IV/OPS.1.3./2025. Operasi ini melibatkan strategi hukum, intelijen, serta tindakan preemtif dan preventif.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan bahwa dalam operasi ini, telah diungkap 3.326 kasus. Beberapa kasus yang menonjol antara lain penangkapan sembilan pelaku di kawasan industri Subang, 85 preman di Tangerang, dan pemanggilan Ketua GRIB Kalteng terkait penutupan perusahaan PT Bumi Asri Pasaman (BAP).

Sandi menegaskan, pengungkapan ini merupakan bukti komitmen Polri menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung iklim investasi. “Segala bentuk intimidasi, pemerasan, dan kekerasan atas nama ormas tidak akan kami toleransi,” tegasnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: