Diduga Ada Ancaman Bom dan Pembajakan Pesawat di Bandara Ngurah Rai, Aparat Lakukan Sterilisasi

HomeKeamanan

Diduga Ada Ancaman Bom dan Pembajakan Pesawat di Bandara Ngurah Rai, Aparat Lakukan Sterilisasi

Kapolri Tegaskan Tindak Tegas Premanisme Bermodus Ormas: “Kami Tangkap Semua!”
Langgar Perda Ketertiban, WN Korea Selatan Dideportasi dari Bali
Sorotan Ombudsman: Dana PWA Bali Besar, Penanganan Sampah Dinilai Belum Prioritas

kontroversi.id, Badung – Aparat keamanan melakukan pendalaman terhadap informasi mengenai dugaan ancaman bom dan pembajakan pesawat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang diterima melalui layanan Contact Center InJourney Airports.

Informasi tersebut bermula dari pesan WhatsApp yang diterima Contact Center pada Minggu (2/8) sekitar pukul 21.58 WIB. Pengirim menginformasikan dugaan adanya seorang penumpang yang disebut membawa bom rakitan dan berencana melakukan pembajakan pesawat.

Dalam pesan tersebut, pengirim menyebut identitas seorang perempuan bernama Luysine Hayrapetyan sebagai pihak yang diduga terlibat. Pengirim juga mengaku telah menyampaikan informasi serupa kepada otoritas terkait dan meminta agar pesan tersebut diteruskan kepada pihak berwenang.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Airport Security Services Division untuk dilakukan tindak lanjut. Saat informasi diterima, masih terdapat dua penerbangan internasional yang bersiap berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap data manifes penumpang dan sistem informasi penerbangan. Hasil pengecekan menunjukkan nama yang disebutkan dalam pesan tidak tercatat sebagai penumpang pada penerbangan yang akan berangkat saat itu.

Berdasarkan penelusuran data keimigrasian, perempuan berkewarganegaraan Armenia tersebut bersama seorang warga negara Kanada bernama Elliott Patrick Dube diketahui masih berada di Bali dan sedang mengurus proses perpanjangan izin tinggal di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Sebagai langkah antisipasi, petugas melakukan sterilisasi di area ruang tunggu terminal domestik maupun internasional, patroli di area check-in, lobi terminal, serta kawasan landside dan airside Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dari seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut, aparat tidak menemukan orang maupun barang yang mencurigakan atau berpotensi membahayakan keamanan penerbangan.

Hingga saat ini, aparat masih melakukan pendalaman terhadap sumber informasi dan motif pengiriman pesan tersebut guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga keamanan dan keselamatan operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: