Imigrasi Bali telah menyiapkan dua jalur khusus untuk mendukung proses imigrasi delegasi Konferensi Tingkat Tinggi Forum Negara Kepulauan dan Pulau (KTT AIS) 2023.

HomeSosial

Imigrasi Bali telah menyiapkan dua jalur khusus untuk mendukung proses imigrasi delegasi Konferensi Tingkat Tinggi Forum Negara Kepulauan dan Pulau (KTT AIS) 2023.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Sungai Watch Berkolaborasi Dengan Desa Adat Kedonganan dan Relawan Bersihkan Pantai Kedonganan
Perkuat Kerukunan Beragama, Pdt. Jonathan Soeharto: Jaga Keimanan dan Tolak Ajaran Menyimpang
Pecalang dan Polisi: Sinergi Harmonis dalam Menjaga Kearifan Lokal di Bali

Bali-Kontroversi.id KTT AIS 2023 yang akan berlangsung di Bali pada 10-11 Oktober mendatang. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali akan menyediakan dua stan khusus di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk memfasilitasi kedatangan dan keberangkatan delegasi. Stan-stan ini akan dijaga oleh delapan petugas, dengan empat petugas untuk masing-masing stan. Proses kedatangan delegasi, terutama di Terminal Kedatangan Internasional, dianggap sebagai tahap yang paling krusial. Delegasi setingkat menteri, kepala pemerintahan, atau kepala negara akan diproses melalui ruang khusus di gedung VIP.

KTT AIS Forum 2023, yang akan berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Kabupaten Badung, Bali, pada 10 dan 11 Oktober 2023, merupakan sebuah wadah kerja sama antarnegara pulau dan kepulauan dari 51 negara. Tujuan utamanya adalah memperkuat kerja sama dalam mengatasi permasalahan global, termasuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, penanganan sampah plastik di laut, dan tata kelola maritim yang baik. 

Forum ini dihadiri oleh perwakilan setingkat kepala negara/pemerintahan dan menteri dari negara-negara pulau dan kepulauan, serta pimpinan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan lain-lain. KTT AIS Forum 2023 bertujuan untuk mencari solusi konkret terkait empat masalah utama yang dihadapi dunia saat ini.(red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: