Bentrok Warga Burmeso dengan Polisi di Mamberamo Raya, Kantor SPKT Diserang Massa Bersenjata Tajam

HomeKeamanan

Bentrok Warga Burmeso dengan Polisi di Mamberamo Raya, Kantor SPKT Diserang Massa Bersenjata Tajam

Tujuh WN Bangladesh Masuk Ilegal, Imigrasi Denpasar Bertindak Tegas
Polda Bali Gelar Apel Kesiapan Pengamanan OPPO RUN 2025
Ketua Tanfidziyah Majelis NU Mengwi Badung Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum oleh Polri

Kontroversi.id, Mamberamo Raya, 28 Oktober 2025 – Suasana mencekam terjadi di Polres Mamberamo Raya, Papua, setelah sekelompok warga dari Kampung Burmeso melakukan aksi penyerangan terhadap aparat kepolisian pada Selasa siang (28/10) sekitar pukul 12.00 WIT.

Peristiwa bermula ketika petugas piket SPKT menerima laporan adanya warga mabuk yang membuat keributan di sekitar perempatan SD Adven Burmeso. Tim piket yang merespons laporan itu justru dihadang oleh sekelompok orang di lokasi kejadian. Saat situasi mulai memanas, petugas meminta bantuan tambahan dari markas SPKT.

Namun, bukannya mereda, situasi justru memburuk. Massa yang dipimpin oleh Yonas Tasti, anggota DPRK Mamberamo Raya, menyerang petugas menggunakan senjata tajam berupa parang, linggis, kapak, balok, dan busur panah. Serangan juga menyasar kantor SPKT Polres Mamberamo Raya, memaksa aparat untuk mengevakuasi diri ke rumah warga terdekat.

Wakapolres Mamberamo Raya bersama sejumlah anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan negosiasi. Namun upaya tersebut gagal lantaran massa terus berdatangan dan mengepung area kantor polisi. Sekitar pukul 13.00 WIT, bantuan dari Pos BKO Brimob tiba di lokasi, tetapi kepadatan massa membuat pasukan gabungan mundur sementara untuk melakukan konsolidasi dan pengamanan lanjutan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan langkah-langkah pengendalian situasi serta penyelidikan atas insiden tersebut, termasuk menelusuri dugaan peran oknum pejabat lokal dalam memprovokasi warga.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: