WNA Asal Prancis Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel Kawasan Kuta

HomeNews

WNA Asal Prancis Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel Kawasan Kuta

LANGGAR SEJUMLAH ATURAN KEIMIGRASIAN HINGGA DIUSIR DARI HOTEL LANTARAN TAK MAMPU BAYAR BIAYA PENGINAPAN, WANITA BELGIA DIPULANGKAN RUDENIM DENPASAR
Setelah Menjalani Hukuman WN India Akhirnya Dideportasi
Dorong Percepatan Pendaftaran dan Perlindungan Indikasi Geografis di Bali: Kakanwil Kemenkumham Bali Audiensi dengan Direktur Merek dan Indikasi Geografis DJKI

BADUNG, Kontroversi.id – Seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis berinisial C.D.G. (82) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah hotel di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (31/1/2026) sore.

Korban diketahui merupakan tamu yang menginap di kamar nomor 8186 Hotel Anathera Resort Kuta sejak 29 Januari 2026 dengan rencana masa tinggal hingga akhir Februari 2026.

Peristiwa tersebut terungkap setelah pihak hotel tidak menerima respons dari korban sejak pagi hari. Upaya menghubungi melalui sambungan telepon kamar serta pengecekan kehadiran saat waktu sarapan tidak membuahkan hasil. Karena khawatir dengan kondisi tamu, manajemen hotel bersama petugas keamanan melakukan pengecekan langsung ke kamar korban sekitar pukul 14.40 Wita.

Petugas medis dari Klinik Unicare yang tiba di lokasi menyatakan korban telah meninggal dunia. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian dan ditindaklanjuti oleh Polsek Kuta bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas tempat tidur. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban. Sejumlah barang pribadi dan obat-obatan milik korban turut ditemukan di dalam kamar.

Dari keterangan saksi-saksi, korban sempat mengalami insiden terjatuh di area lobi hotel sehari sebelumnya. Saat itu, korban mengeluhkan pusing dan menyampaikan memiliki riwayat tekanan darah rendah. Korban sempat ditawarkan untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan, namun memilih kembali ke kamar untuk beristirahat setelah menerima pertolongan pertama.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah) Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa korban kuat dugaan meninggal dunia akibat sakit, berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP. Proses administrasi serta koordinasi dengan pihak keluarga dan manajemen hotel dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: