Kontroversi.id, Sumatra Barat – Musibah kembali melanda Ranah Minang. Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Sumatera Barat memicu banjir bandang dan longsor di berbagai kabupaten/kota.
Di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Padang, petugas gabungan mengevakuasi seorang korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tubuh korban terjepit puing kayu yang terseret arus deras saat banjir menghantam kawasan tersebut. Proses evakuasi berjalan dramatis, karena tim penyelamat harus menyeberangi aliran sungai dan menghadapi medan yang sulit dijangkau.
Kerusakan parah juga terlihat di Malalo, Kabupaten Tanah Datar, di mana rumah-rumah warga porak-poranda diterjang material banjir. Sementara itu, akses jalan di Padang Pariaman terputus total, menyulitkan distribusi bantuan dan mobilitas warga. Di Muaro Kandang, Agam, serta Kampung Gelapung Ulakan, penduduk berjuang menyelamatkan diri dari debit air yang terus meningkat.
Hingga kini, tim Sumbarkita masih memverifikasi identitas korban dan menelusuri kemungkinan adanya korban tambahan di lokasi-lokasi terdampak bencana.
Banjir masih menggenangi sejumlah titik di Kota Padang. Dengan hujan deras yang belum menunjukkan tanda mereda, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan ancaman longsor.


COMMENTS