Toleransi Kehidupan Beragama Di Batas Negara Indonesia – Timor Leste

HomeSosial

Toleransi Kehidupan Beragama Di Batas Negara Indonesia – Timor Leste

Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Kab. Belu, Paguyuban Joko Tarub Kab. Belu dan Paguyuban Sidomukti Kab. Belu menggelar kegiatan Peduli Kebersihan Tempat Ibadah Umat kristen di Atambua

Pungutan Wajib Masuk Ke Bali Tidak Menjadi Masalah Bagi Turis Asing
Silaturahmi Polda Bali Dengan Rektor Universitas Udayana
Imigrasi Bali telah menyiapkan dua jalur khusus untuk mendukung proses imigrasi delegasi Konferensi Tingkat Tinggi Forum Negara Kepulauan dan Pulau (KTT AIS) 2023.

Kontroversi Atambua – Semangat kerukunan menjadi landasan Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Kab. Belu, Paguyuban Joko Tarub Kab. Belu dan Paguyuban Sidomukti Kab. Belu untuk menggelar kegiatan Peduli Kebersihan Tempat Ibadah Umat kristen menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kegiatan peduli kebersihan tersebut di laksanakan di dua gereja terbesar di Atambua Kb. Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste yaitu Gereja katedral Imaculata Atambua dan gereja Polycarpus, yang mana sudah menjadi agenda setiap tahunan menjelang Natal dan Tahun Baru. Selasa (19/12/2023).

Ketua K2S Bapak Sujito, Ketua Joko Tarub Bapak Warno dan Ketua
Sidomukti Bapak Haji Yanto disela – sela kegiatan menyatakan bahwa “Kegiatan Peduli Kebersihan Tempat Ibadah sudah merupakan agenda wajib dilakukan setiap tahunnya, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, demi meningkatkan rasa toleransi di wilayah perbatasan NKRI dengan Timor leste, serta mengajarkan para generasi muda untuk tetap menjalih persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan serta mencegah kelompok-keompok intolerasi di Kab. Belu”. terangnya

Diakhir kegiatan tersebut tidak lupa perwakilan Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Kab. Belu, Paguyuban Joko Tarub Kab. Belu menyampaikan “SELAMAT NATAL 2023 DAN TAHUN BARU 2024 Kepada umat Nasrani di Kab. Belu, semoga kedamaian menyertai kita semua, Amin”. Tutupnya.(red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: