HomeNews

Aksi Unjuk Rasa AMP KK Bali Tuntut Kemerdekaan West Papua, Hina Presiden dan Lambang Negara

Kasus Penculikan WNA di Bali: Ancaman bagi Citra Indonesia di Mata Dunia
WNA Asal California Tewas Tenggelam di Pantai Double Six Bali
Raja Klungkung dan Ormas di Bali Tolak Keras Intervensi Asing yang Ganggu WWF ke-10
Salah Satu Peserta Unjuk Rasa Yang Membawa Poster Presiden RI


Denpasar – Sekitar 70 peserta dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bali menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Plaza Renon, Denpasar, untuk memperingati 63 tahun Deklarasi Kemerdekaan West Papua. Aksi yang dikomandoi oleh Wemison Enembe mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan. ( 1/12/2024)

Dalam unjuk rasa tersebut, selain menyampaikan tuntutan untuk kemerdekaan West Papua, para demonstran juga mengkritik keras kebijakan pemerintah Indonesia, khususnya Presiden, yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap hak-hak rakyat Papua. 

Mereka memajang sejumlah spanduk dan poster yang berisi pesan-pesan yang mengarah pada penghinaan terhadap Presiden Indonesia, serta lambang negara. 

Beberapa poster menuntut pengakhiran kebijakan transmigrasi ke Papua yang dianggap sebagai bentuk penjajahan, serta mengecam proyek-proyek strategis nasional yang dianggap merugikan rakyat Papua.

Salah satu poster yang mencolok menampilkan nama Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, dengan tuduhan pelanggaran HAM di Papua dan Timor Leste. Selain itu, berbagai seruan untuk menghentikan eksploitasi sumber daya alam dan kebijakan pemekaran wilayah yang dianggap memperburuk kondisi sosial-politik di Papua juga tertera jelas dalam poster-poster aksi tersebut.

Aksi ini bukan hanya sekadar protes terhadap transmigrasi dan eksploitasi alam, namun juga sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan politik yang dianggap merugikan dan menindas rakyat Papua. 

Demonstrasi tersebut diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap yang menuntut pengakhiran berbagai kebijakan yang mereka anggap sebagai bentuk penjajahan modern di tanah Papua. (admin)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: